Finally I Love You -Part 2-(End Chapter)

——————————————————————————————————————————

Aku terbangun merasa ada beban berat yang menimpaku dan suara sangat keras.

‘omona.. sebuah tangan bisa seberat ini..dan suara berisik apa lagi itu?’

aku menyingkirkan tangan itu dan kembali bergelung tidur. namun sedetik kemudian aku tersadar, benar-benar tersadar.

“tangan?!”

buru-buru aku bangun dan hampir saja berteriak.

“apa-apaan ini? kenapa si tuan cho kyuhyun yang perfeksionis bisa tidur di sebelahku? dia mabuk atau apa?”

aku berniat membangunkannya.

dia manis sekali kalau sedang tidur, imut seperti bayi.. heh??? apa yang baru saja aku pikirkan?

aku memukul kepalaku.

“yak! cho kyuhyun.. ireona!”

aku menggoncang-goncangkan badannya tapi tidak ada respon.

“aish.. ya sudahlah aku tidur di kamar lain.”

#AhraP.O.V ends

Baru Ahra akan turun dari ranjang tangannya dipegangi Kyuhyun. Kyuhyun menariknya, menyebabkan Ahra terjatuh tepat di atasnya. Ahra bergegas bangkit namun kyuhyun memeluk pinggangnya erat.

“yak! neo.. lepaskan!”

Kyuhyun hanya tersenyum, senyum evil yang masih saja membuat jantung Ahra berdebar keras.

“shireo..” jawab kyuhyun

Ahra berusaha lebih keras untuk melepaskan diri namun itu justru membuat kyuhyun mendekapnya lebih kuat.

“apa maumu?” tanya Ahra kemudian.

“mauku? melakukan hal yg seharusnya kita lakukan sejak kita resmi menjadi suami istri.”

Ahra terkesiap.

“m..mwo? yak! aku kan sudah bilang itu cuma status kita! kau.. kau bukannya tidak suka dengan status ini? dan tolong lepaskan aku, aku sulit bernapas.”

Kyuhyun melonggarkan sedikit pelukannya.

“suami adalah raja, aku raja di rumah ini, kau harus menurutiku mau atau tidak mau karena kau sudah menjadi milikku walaupun terpaksa.”

“shireo! kau tidak bisa se..mmph..”

Kyuhyun mencium Ahra kasar. Ahra memberontak namun justru membuat ciuman kyuhyun semakin liar. lidahnya mulai memaksa masuk. Ahra yang hampir kehabisan napas terpaksa membuka mulutnya, membiarkan lidah kyuhyun menelusuri seluruh rongga mulutnya. tangannya mengelus-elus punggung ahra

“aahhmmm..” Ahra mendesah. Ia mulai terhanyut pada nafsu

Merasa di atas angin kyuhyun membalikkan badan ahra, kini ia yang menindihnya.

Ia masih menciumnya ganas, tangannya mulai menggerayangi tubuh Ahra.

Tangan Kyuhyun mengelus-elus perut Ahra, membuat desahan Ahra semakin keras. Kyuhyun menciumnya lagi.

Tangannya mulai masuk ke dalam piyama Ahra, bergerak ke atas, menelusup ke balik bra, mengelusnya pelan.

“Aahhh..”

“eottae? enak kan? kkk” ujar Kyuhyun penuh kemenangan

Ahra tidak menjawab, ia menahan desahan dengan menggigit bibir bawahnya.

“tidak usah ditahan, mendesahlah jagiya..” ucap Kyuhyun lalu menciumnya lagi.

Tangannya lebih intens berulah, mengelus-elus dada Ahra, meremasnya, memilin-milin nipplenya..

Ahra kembali mendesah.

Dengan cepat Kyuhyun melepas piyama yang Ahra kenakan, mencari kaitan bra dan melepasnya.

Kyuhyun mencium Ahra lagi sementara tangannya meremas-remas dada Ahra. Ciumannya turun ke leher, membuat desahan Ahra lebih keras.

Ia menghisap leher Ahra.

“aahhhh..”

desahan itu membuatnya semakin bergairah.

Kyuhyun menatap bukit kembar milik Ahra, mengagumi sejenak. di permainan sebelumnya ia tidak sempat mengagumi karena ia melakukannya setengah sadar.

Tanpa membuang waktu ia mencium dada Ahra, mengulum dan mengisapnya pelan membuat Ahra bergelinjang keenakan.

Ahra yang tidak ingin dikalahkan Kyuhyun bergegas membuka pakaian yang dikenakan kyuhyun, mengelus-elus dada dan perut kyuhyun membuat namja itu lebih kuat menghisap nipplenya.

“aaaaahhhhh….”

Tangan Kyuhyun mencari-cari tangan Ahra, setelah menemukannya ia menuntunnya untuk mengelus-elus juniornya yang masih terbungkus celana.

Kyuhyun mengerang kecil.

“apa…itumu tidak..sesak ahh..” tany Ahra di sela-sela desahannya menikmati perlakuan kyuhyun.

“bukakan.” ujar kyuhyun, kembali mengisap nipple ahra

Tangan Ahra bergerak melepas celana Kyuhyun, yang membuat junior kyuhyun langsung mencuat (?)

Ahra meremasnya pelan, membuat Kyuhyun mengerang nikmat.

Ia mengelus-elusnya, mengocoknya perlahan.

Tak mau kalah tangan kyuhyun yang bebas menelusup ke balik celana dalam Ahra, mengelus-elus alat kewanitaannya, membuat Ahra meremas junior kyuhyun lebih kuat.

“eerrghhhhh..”

Kyuhyun kembali menciumi Ahra dengan liar, bermain adu lidah, tangannya tetap aktif menggerayangi titik-titik sensitive Ahra lainnya.

Kyuhyun kemudian menarik tangan Ahra yang asyik meremas alatnya, menciumnya lembut sekilas sebelum mengarahkan juniornya ke depan wajah Ahra. Ahra mengerti, langsung diciuminya alat kejantanan Kyuhyun.

“aaarrrgghhh…”

Ahra menjilat kepala junior Kyuhyun, mengulum semuat mulutnya, mengisap pelan membuat namja itu mengerang lebih keras.

Ahra mulai mengocok junior Kyuhyun di dalam mulutnya.

“Ogh…ahhssss…. Yeah Ahra-ah!!! Neo daebak errgghh..”

Kyuhyun memegangi kepala Ahra agar mengocok lebih cepat . Merasa sudah hampir keluar, Kyuhyun menghentikan Ahra, mencium bibir Ahra lagi sebelum ciumannya turun ke leher Ahra, memberi sedikit isapan lalu turun lagi, memberi kenikmatan lainnya pada Ahra.

“aaahh…ohh… Kyu..aahhhh” desah Ahra menikmati perlakuan Kyuhyun yang mengisap nipplenya.

Kyuhyun menggigit kecil nipplenya sebelum menjilati perut Ahra. Dan ketika lidah Kyuhyun menyusuri alat kewanitaan Ahra, Ahra mendesah semakin kencang.

Mendengar desahan itu Kyuhyun menjadi lebih bersemangat, ia memasukkan lidahnya, memainkannya di dalam membuat Ahra bergelinjang tak karuan.

“aahhhh….sssshhhh… Kyu….mmmhhh..”

“mwo jagi? Enak?” Tanya Kyuhyun sembari tersenyum seduktif.

Kyuhyun kembali merangsang Ahra, menjilat-jilat klitorisnya, mengisapnya pelan, menggigit kecil lalu mengisapnya lagi namun lebih kuat.

Tak tahan, Ahra mencapai klimaks .

“AAHHH!!! KYUHYUN-AH!!!” jerit Ahra, pahanya menjepit kepala Kyuhyun membuat Kyuhyun mengisap seluruh cairannya lebih kuat.

Kyuhyun mencium bibir Ahra, mentransfer sedikit cairan orgasme.

“kita mulai sekarang?” Tanya Kyuhyun, Ahra mengangguk pasrah.

Perlahan Kyuhyun memasukkan juniornya ke vagina Ahra.

“aaackk!! Pelan-pelan!!!”

Kyuhyun mencium Ahra, tangannya kembali meremas-remas dada Ahra agar yeoja itu bisa mengabaikan rasa sakitnya.

Dalam sekali sentakan Kyuhyun memasukkan seluruhnya.

Terasa penisnya dijepit kuat vagina Ahra yang berdenyut-denyut.

Ahra meneteskan airmata lagi.

“mianhae.. appo?” Tanya Kyuhyun sambil mengecup kelopak mata Ahra.

“gwaenchana …” jawab Ahra pelan.

“aku heran kenapa masih sempit.” Ujar Kyuhyun retoris.

Ahra tidak menjawab, ia masih merasa kesakitan.

Kyuhyun mengusap pipi Ahra pelan, mengecup bibirnya lembut. Ia ingin melakukannya dengan benar kali ini, dengan sepenuh kesadarannya dan agar Ahra menikmatinya, tidak ada penyesalan.

Kyuhyun meraih tengkuk Ahra, mengangkat kepalanya agar ciumannya semakin dalam sembari menggerakkan pinggulnya, memaju-mundurkan juniornya di vagina Ahra.

Tak lama Ahra mulai mendesah lagi.

Kyuhyun langsung melepaskan ciumannya

Menggerakkan pinggulnya lebih cepat, ranjang yang mereka tiduri sampai bergoyang dengan keras

“ahhhh….nnggghhh…. ppa…liiii…..” desah Ahra

Kyuhyun mengulum nipple Ahra, membuat yeoja itu mendongakkan kepalanya, merasa kenikmatan menyelimutinya.

“ahhh.. aku… ahh…”

Ahra memeluk Kyuhyun erat, bersamaan dengan jeritannya, ia pun mencapai klimaks.

Ahra masih terengah-engah ketika kyuhyun merubah posisinya, doggystyle.

Kyuhyun kembali memasukkan penisnya ke vagina ahra.

Ahra melenguh pelan.

Posisi ini membuat penis Kyuhyun menyodok lebih dalam dan mengenai titik rangsang Ahra.

Ranjang kembali bergoyang hebat, sodokan-sodokan dari Kyuhyun membuat kepala Ahra bergoyang kesana-kemari diiringi desahan-desahan erotis tanpa henti yang keluar dari mulutnya.

Hal itu menyulut birahi Kyuhyun.

“aahhhh… kyu….nnhhh…ahhhh…teruuussss….”

Kyuhyun menciumi punggung Ahra yang sudah basah oleh keringat, tangannya yang satu meremas-remas payudara Ahra membuat yeoja itu mengerang penuh kenikmatan.

Vagina Ahra kembali berkedut, menandakan empunya sudah akan kembali mencapai klimaks.

“kyunnie… aku…akh…ak..akhhh”

“chamkkan…erh…aku..se..bentar..lagi…. kita keluar..bersama-sama erghhhhh”

sodokan Kyuhyun semakin cepat, dan ketika klimaksnya tiba,ia menyodok dengan keras lalu menggigit bantal untuk meredam teriakan kenikmatannya.

“aaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh!!!!!”

Keduanya terengah-engah.

Kyuhyun menyingkir dari tubuh Ahra. Membiarkan gadis itu berbaring di sampingnya.

Ahra berbalik membelakangi Kyuhyun.

Kyuhyun memeluknya dari belakang, menciumi pundaknya dengan lembut.

“saranghae…” bisiknya pada Ahra

pundak gadis itu bergetar pelan.

“hei…wae? wae geurae?” tanya Kyuhyun.

Ia membalikkan tubuh Ahra, airmata dan keringat bercampur membasahi wajah gadis itu.

“uljima… kenapa kau menangis?” tanya Kyuhyun heran.

“kau…kau mencintaiku karena aku mau berhubungan seks denganmu? sebelumnya kau bilang kau membenciku… ” ucap Ahra lirih.

Kyuhyun memeluknya.

“mianhae… aku bukannya membencimu.. tapi aku sungguh tidak suka dengan perjodohan kita..mianhae aku sudah menyia-nyiakanmu selama ini. Dengar… Kau adalah istriku.. apapun yang terjadi kau adalah milikku yang berharga, aku tidak akan melepaskanmu, aku juga tidak akan menyakitimu lagi. Dan aku.. aku adalah milikmu, seutuhnya, arrayo? Mianhae.. mungkin terlalu lama kau menungguku mengatakan ini… saranghae Ahra-ah… Jeongmal saranghae Lee Ahra..”

Tangisan Ahra bertambah keras.

Kyuhyun mengusap-usap kepala Ahra.

Bunyi bel pintu berkali-kali berhasil membangunkan Ahra, ia bangkit untuk duduk.

Rasa pegal menyebar ke sekujur tubuhnya.

Ia melihat namja yang tidur di sebelahnya dengan pulas, dan ia tersenyum melihat ekspresi nampyeonnya ketika tidur.

Bergegas ia turun dari ranjang, memakai kimono tidurnya, merapikan rambutnya kilat, mencium sekilas kening Kyuhyun lalu berjalan keluar kamar.

“Pagi Ahra-ah, Kyuhyun-ah mana?” tanya tamu yang telah membangunkannya, Donghae.

Belum sempat Ahra menjawab, ia sudah bertanya lagi.

“Kau terlihat seperti melakukan kerja keras tadi malam..”

Muka Ahra memerah.

“eng.. biar aku panggilkan dulu, dia masih tidur… Silahkan masuk Haeppa..”

Donghae duduk di sofa ruang tamu sementara Ahra membangunkan Kyuhyun.

Cukup lama Donghae menunggu sebelum Ahra keluar, setengah menyeret Kyuhyun, yang amsih terkantuk-kantuk di belakangnya.

“mm..mworago hyung? kenapa..hoammm hyung datang pagi-pagi?”

Kyuhyun memeluk pinggang Ahra, kepalanya,dengan mata yang masih terpejam, bersender ke bahu Ahra.

Donghae mengangkat sebelah alisnya, heran.

“sepertinya aku mengganggu kalian..” ucap Donghae tersenyum penuh arti.

Kyuhyun tidak merespon tapi Ahra terlihat jengah, mukanya sudah sangat merah.

“Kita sudah ditunggu, cepat kau mandi sana.” ujar Donghae lagi, tapi tetap tidak ada respon dari maknae Super Junior itu.

Donghae menatap Ahra seolah minta bantuan.

Ahra menghela napas, kembali menyeret Kyuhyun masuk kamar mandi.

“Aku pergi dulu sayang.” ucap Kyuhyun lalu mencium bibir Ahra sekilas.

Donghae mengulum senyum, membuat Ahra semakin malu.

“Oh.. lebih baik tadi kau mandi juga atau paling tidak sikat gigi dulu” ujar Kyuhyun menambahkan yang dibalas Ahra dengan lemparan sandal rumah, bantingan pintun serta teriakan

“JANGAN PULANG KE RUMAH CHO KYUHYUN!!”

nah… akhirnya kelar deh 2 chapter hohoho

Advertisements

Please Believe… 2nd step

Yoora dan Leeteuk sudah menanti Ahra di kedai yang bernuansa putih.

Kedatangan Ahra yang bersama Kyuhyun membuat Yoora dan Leeteuk kompak mengernyit.

“Kalian…sudah saling kenal?” tanya Yoora ketika Ahra dan Kyuhyun sudah duduk. Karena Yoora duduk bersebelahan dengan Leeteuk, otomatis membuat Ahra dan Kyuhyun duduk berdampingan.

“mwo? kau..kenal Kyuhyun?” tanya Ahra heran lalu menatap Kyuhyun-Yoora-Leeteuk bergantian.

Kyuhyun membuang muka seolah bosan.

“aish..jinjja… ” desah Yoora seolah kecewa dan malu.

“Kyuhyun ini maknae Super Junior.” jelas Leeteuk sembari tersenyum. Continue reading

Please Believe… 1st Step

Casts : Leeteuk-Yoora, Heechul-Nayoung ,Yesung-Jongmi, Hangeng-Eunwoo,Shindong-Nari,Sungmin-Kihyun,Eunhyuk-Yeonhee, Donghae-Haerim, Siwon-Jongsi, Ryeowook-Songphae, Kibum-Jieun, Kyuhyun-Ahra, Onew,Jonghyun-Sekyung, Key-Nichan ,Minho-Hyuna,Taemin-Eunhye *banyak amat yak?*

Note : yg gak puas sama pairingnya mianhae~~ kkkk

Ahra memandangi bangunan-bangunan yg dilewatinya di sepanjang jalan

‘sudah banyak yg berubah hanya dalam waktu setahun’,pikirnya

“berterimakasihlah padaku krn sudah menjemputmu. aku heran,aku tidak diijinkan membawa mobil hanya untuk menjemput orang.”

Ahra menoleh,menatap si pembicara, dongsaengnya Lee Yoora.

Tersenyum geli Ahra menjawab

,”mungkin kau tidak bisa dipercaya? oh jgn memandangku seperti itu, kau tahu itu benar.”

Yoora tidak berkata apa-apa lagi.

Pandangan Ahra kembali pada bangunan-bangunan di sepanjang jalan Continue reading

Hello Juliette!! Last Act

—————————-Di resepsi pernikahan————————————

“Semuanya!!!! siap-siap yaa!!” teriak Ahra ceria.

Sekarang adalah waktu untuk melempar buket, banyak wanita yang berkerumun berusaha mendapatkannya.

Aku tersenyum, aku hanya mengamati mereka dari belakang kerumunan.

“kau tidak mau?” tanya seorang namja kepadaku.

Aku menoleh dan tersenyum kepadanya.

“semua ada pada waktunya.”

“awas jangan sampai ada yang pingsan.” gurau kyuhyun.

aisssh.. tapi entah kenapa aku juga ingin..

aigoo…jauh sekali…

Hei Ahra!! lemparlah jauh ke belakang…. harapku dalam hat

i”hana…….set……”

Buket bunga itu dilempar…hampir tiba di tempatku..

aisssh andai saja aku lebih tinggi!

Tapi namja di sebelahku sudah melompat untuk mewakiliku.

“Bilang kalau ingin babo..” ujarnya lirih. Continue reading

Hello Juliette!! 3rd Act

aku sedang membeli makan malam ketika seseorang memanggilku

“Hyuna-ssi!”

aku mendapati seseorang yang menjadi namja impianku berjalan ke arahku.

“kau sering ke sini ya minho-ssi.”

ia tertawa kecil yang jarang diperlihatkannya.

jantungku berdegup.

“kau sudah tahu jawabannya.””Taemin-ssi?”

ia mengangguk.

“kau mau kemana?” tnyanya

“makan malam, kau sudah makan?” tanyaku

“perhatian sekali denganku?”

wajahku memerah.

“ayo kutemani kau makan”

kurasa ini akan jadi malam terbaikku. Continue reading

Hello Juliette!! 2nd Act

Baru kami akan masuk terdengar jeritan Ahra

“KYUHYUN-AH!!!!!!!”

aku dan Donghae berpandangan sejenak dan kami bergegas masuk.

Di sana aku melihat tubuh Kyuhyun yang babak belur dan berlumuran darah.

Aku juga melihat seorang lelaki yang kukira berumur 40 tahun-an sedang berbicara cepat dengan leeteuk.

“kyuhyun-ah..kyuhyun-ah…wae….andwae…..kau tidak bisa begini…” bisik Ahra di sela tangisnya

Kyuhyun mengeluarkan suara batuk yang mengerikan disertai muncratan darah, Ahra memekik

“Ahra…jagiya….gwaencha…..” ujar kyuhyun sembari tersenyum, tangis Ahra semakin keras Continue reading

Hello Juliette!! 1st Act

Aku sedang mencari-cari kumpulan orang di bandara soekarno-hatta ketika seseorang menyapaku.

“maaf…apa kamu lulu?” tanya cewek itu. Perkiraanku dia jauh lebih tua daripadaku.

“ya…siapa ya?” tanyaku

Cewek itu tersenyum dan mengulurkan tangan.

“aku dian .. senior ara waktu SMA .kamu diundang juga kan? Kita harus mencari yang lain.” Ujarnya.

Aku mengangguk dan mengikutinya.

Tak butuh waktu lama menemukan orang-orang itu karena ternyata kak dian sudah punya nomor contact seorang di antara mereka.

Kami semua memutuskan untuk memakai nama hangul karena memang tujuan kami pergi ke korea.

“nama koreaku Park Haerim. “ujar Dian

“oh aku Kim Eunsung.” Ujar cewek yg lebih muda daripadaku, aku lupa namanya.

“kalau aku Lee kyora. “ ujar cewek yg lebih tua daripada dian..kalau tidak salah namanya aulia.

Semua mata menatapku

“eng eh…saya Kim Hyuna…” ujarku sedikit grogi.

Semua tersenyum…aku membungkuk sedikit pada mereka.

“tidak usah terlalu resmi, yuk kita bergegas…ara pasti sudah bersiap-siap menjemput kita.” Ujar Kyora-onni

Semua bergegas menuju terminal keberangkatan.

HUFF ..bisa duduk juga akhirnya , pikirku ketika sudah berada dalam pesawat.

Aku mengulang kembali dalam benakku bagaimana aku bisa akan pergi ke korea…negara yg kuidam-idamkan. Continue reading