Hello Juliette!! 1st Act

Aku sedang mencari-cari kumpulan orang di bandara soekarno-hatta ketika seseorang menyapaku.

“maaf…apa kamu lulu?” tanya cewek itu. Perkiraanku dia jauh lebih tua daripadaku.

“ya…siapa ya?” tanyaku

Cewek itu tersenyum dan mengulurkan tangan.

“aku dian .. senior ara waktu SMA .kamu diundang juga kan? Kita harus mencari yang lain.” Ujarnya.

Aku mengangguk dan mengikutinya.

Tak butuh waktu lama menemukan orang-orang itu karena ternyata kak dian sudah punya nomor contact seorang di antara mereka.

Kami semua memutuskan untuk memakai nama hangul karena memang tujuan kami pergi ke korea.

“nama koreaku Park Haerim. “ujar Dian

“oh aku Kim Eunsung.” Ujar cewek yg lebih muda daripadaku, aku lupa namanya.

“kalau aku Lee kyora. “ ujar cewek yg lebih tua daripada dian..kalau tidak salah namanya aulia.

Semua mata menatapku

“eng eh…saya Kim Hyuna…” ujarku sedikit grogi.

Semua tersenyum…aku membungkuk sedikit pada mereka.

“tidak usah terlalu resmi, yuk kita bergegas…ara pasti sudah bersiap-siap menjemput kita.” Ujar Kyora-onni

Semua bergegas menuju terminal keberangkatan.

HUFF ..bisa duduk juga akhirnya , pikirku ketika sudah berada dalam pesawat.

Aku mengulang kembali dalam benakku bagaimana aku bisa akan pergi ke korea…negara yg kuidam-idamkan.

———————————FLASHBACK————————————————

Aku sedang membereskan buku-buku diktatku ketika handphone ku berbunyi.

“yeoboseyo..eh halo…lulu?” sahut orang di seberang.

Aku kaget, logatnya seperti orang yang biasa bicara hangul.

“ya..ini siapa?”tanyaku

“waaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!! Bogosiepoooooooo!!!!! Ini aku! Lee Ahra! Eh Ara!! Masih ingat padaku?”

Berpusar dalam benakku orang yang selama 3 tahun ini tidak pernah menghubungiku lagi.

“ya…kemana saja? Kenapa tidak pernah meneleponku?” tanyaku

“aissshhh mianhae…aku sibuk sekali sejak pindah ke korea… bagaimana kabarmu?”tanyanya

“sombong sekali …hahahaha.. baik…kamu sendiri?”

“sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattt baiiik…”

Ceria sekali dia mengucapkannya.. aku tertawa kecil

“ngomong-ngomong kenapa meneleponku..?”tanyaku

“ah ye…kamu masih ingin ke korea?” tanyaku

Pertanyaan bodoh.

“tentu saja..jika uangku sudah terkumpul aku akan ke sana.. kenapa?”

“ah itu…aku akan mengirimkan tiket untukmu..pulang pergi.. kamu mau?”

“eh??? Benarkah?” tanyaku

Di seberang ia tertawa kecil

“tentu saja! Kamu mau kan?”

“bodoh kalau menolaknya.” Jawabku

“bagus! “

“tapi kenapa tiba-tiba kamu memberi tiket….itu gratis kan?” tanyaku was-was

Uangku sudah terkuras banyak untuk membeli dvd special kegiatan SHINee sehari-hari.

“baboya…. hahahaha tentu saja…aku tahu kau tidak punya uang.”

Sialan si ara.

“lalu kenapa.?” Tanyaku penasaran..

“eng…itu eh…. “

Tiba-tiba aku mendengar suara laki-laki.

“nuguwa jagiya?” tanya laki-laki itu

“naega chingudeul..waeyo?” jwb ara

“gwaenchanayo… “

Kudengar samar-samar laki-laki itu pergi dan memberiku waktu berpikir..

Suaranya seperti ku kenal.

“siapa ra?” tanyaku

“itu…itu yg ingin ku bilang… aku akan menikah.”jawabnya

Aku masih mencerna perkataannya.

“MWO?! MENIKAH?! JINJJA????”

Aku sungguh tidak percaya dia akan menikah

“ye..geuraeyo…hahaha”

Padahal dulu dia penuh obsesi dengan kyuhyun super junior dan tidak mau menikah selain dengannya.

“arraseo…jadi kau sudah melupakan obsesimu pada kyuhyun?” tanyaku

“Mwo? Obsesi? Enak saja..hahaha tentu saja tidak”

Anak ini benar-benar aneh..

“jadi?”

“obsesiku terwujud…aku..aku akan menikah dengan kyuhyun…”

“MWO???!!!!!!!”

“jangan berteriak…sialan…kenapa shock begitu ..kan sudah kubilang aku tidak akan menikah kalau tidak dengannya.”

“oh maaf..aku..hanya kaget…chukhae ra!”

“jeongmal gomawoyoooo…. jadi kamu akan datang kan? Aku akan segera mengirimkan tiketnya.”

“ya..tentu saja..akan ku tunggu.. terima kasih ya!”

“gwaenchanayo..hahaha oh iya lebih baik membawa baju yang menonjolkan kecantikanmu.”

“eh? Memangnya kenapa? “ tanyaku

“aduh baboya..memangya kamu tidak malu pakai jeans dan t-shirt di pesta pernikahanku dimana mungkin saja disana kamu akan diajak berdansa oleh donghae atau minho?”

Aku sedang mencerna perkataannya barusan, otakku memang agak lambat mencerna kalimat panjang

“minho siapa?”

“tentu saja minho shinee babo! Memangnya kamu sudah lupa pada idolamu?”

Aku menjerit.

“benarkah??? Benarkah aku bertemu dengan mereka????”

“aisshhh lihat saja nanti… ah sudah ya lu.. kyuhyun memanggilku.. sampai ketemu..”

“ya..terima kasih”

Sambungan telepon terputus.

————————————–back to this time—————————————

Aaaahhhh sampai sekarang aku masih tidak percaya akan bertemu donghae dan minho hanya selang beberapa jam lagi…

Kami berempat celingak-celinguk ketika mencari Ara di bandara Incheon.

“Haerim! Eunsung! Hyuna! Kyura!” panggil seseorang

Sontak kami semua menoleh…

Ada cewek yang aku kenal itu Ara*krn di korea disesuaiin namanya ya*, ia menyeret seorang cowok yang berambut gondrong memakai kacamata hitam dan masker.

Siapa cowok ini..kenapa ara tidak bersama kyuhyun,pikirku

“ottohkae? Perjalanan lancar?” tanyanya *ceritanya pake hangul*

“ye…sepertinya” jawab Eunsung

“ra..namja ini..nugu? “tanyaku

Ahra tersenyum,ia menggelayut manja di lengan cowok itu

“seharusnya kalian sudah tahu siapa dia” jawabnya

“AAAAAAAHHHHH….DIA..HFFFFHFFFF”

Kubekap mulut Eunsung

“kurasa kita semua tahu siapa namja ini… ah anyyeong haseyo… choneun Kim Hyuna imnida.” Ujarku sembari membungkuk sedikit.

Kyuhyun membalas dengan bungkukan

Satu persatu dari kami mengenalkan diri dan dibalasnya dengan bungkukan.

“kurasa kita harus pergi sekarang… dia *kyuhyun* ada jadwal latihan.” Kata ahra

Kami mengikuti mereka menuju parkiran mobil.

“ra..kami tinggal di hotel atau dimana?” tanya Kyora

Ahra tersenyum

“lihat saja nanti.”

Sesampainya di dalam mobil, kyuhyun melepaskan masker dan wig nya tapi tetap memakai kacamata hitamnya, ia menoleh ke belakang dari balik kursi kemudi.

“ah jeongmal mianhaeyo aku tidak berkata apa-apa tadi, aku harus menyamar.”

Ahra beruntung… namja ini benar-benar daebak…. menikah dengan idola adalah hal yang pasti diidam-idamkan… seandainya aku juga bisa.

“ne…gwaenchanayo kyuhyun-ssi” jawab Haerim

mobil pun melaju pelan.

Mobil berhenti ketika sampai di depan sebuah apartemen yang menjulang.

“ra…ini apartemenmu?” tanya Kyora

Ahra hanya tersenyum…anak ini sukanya main rahasia

“kalian turunlah dulu…tunggu aku di loby” ujarnya

satu per satu dari kami turun dan ketika aku turun terakhir samar-samar kulihat gerakan tangan kyuhyun yang mengangkat wajah ahra

ah dasar mereka ini ternyata mengusir kami karena ini toh, pikirku kecut

Tak beberapa Ahra keluar dari mobil tapi Kyuhyun tidak ikut bersamanya.

“Kyuhyun-ssi tidak ikut?” tanya Eunsung

Ahra menggeleng”Latihannya dibatalkan tapi ada seseorang yang ingin bertemu dengannya.”

“ah arraseo…” sahut Eunsung

“jangan-jangan dia bertemu wanita lain?” goda Haerim

“MWO?!””aniyo..hanya saja kan kyuhyun terkenal…hahaha”

“aiish sudahlah ayo kita masuk.”

Ia membawa kami menuju lantai 12.

Dia memencet bel lalu berbalik, tersenyum pada kami.

“persiapkan diri kalian..jangan pingsan” ujarnya

aku sedang membuka mulutuntuk bertanya ketika pintu dibuka dan seraut wajah familiar untukku muncul.

“OMONAAAAA!!!!! LEE DONGHAE!!!!!!” jerit kami bebarengan

Sedetik kemudian kami seperti tersadar dan wajah kami memerah.

Donghae tersenyum pada kami, lalu beralih ke Ahra.

“Mana Kyuhyun-ah?”

“Dia sedang menemui seseorang, tidak lama katanya.”

Donghae mengangguk lalu mempersilahkan kami masuk. Aku benar-benar gugup saat mengetahui hampir semua member super junior ada, mereka tersenyum menyambut kami.

Kurasa bukan hanya aku yang gugup, ketika aku, Haerim, Eunsung dan Kyora saling pandang, aku tahu mereka merasakan hal yang sama. “nah chingudeul…. kurasa kalian sudah kenal siapa mereka semua? tidak perlu ku kenalkan lagi kan?” seloroh Ahra

Member suju tertawa dan kami hanya bisa menunduk malu.

“Jongwoon-ssi, ini Lee Kyora, dia fans beratmu.” ujar Ahra lalu tersenyum geli melihat wajah Kyora yang semakin merah.

Jongwoon, aku biasa menyebutnya yesung sepertinya terlihat bangga dan membusungkan dadanya, aku mendengus menahan tawa.

“kau mau menemaniku keluar sebentar?” tanya yesung

Kyora mengangguk perlahan tetapi tidak mengangkat wajahnya. Yesung mengambil alih koper Kyora dan diletakkannya di sudut ruangan lalu mereka berdua keluar.

“Aku heran kenapa Jongwoon-ssi terlihat bangga begitu…” ujar Ahra retoris dan disambut dengusan dari eunhyuk

“ah…hyukjae-ssi, kau tau sesuatu ya?” tanya Ahra

Eunhyuk tertawa tapi terdengar miris.

“aku dan dia bertaruh siapa diantara kita yang menjadi idola temanmu.”

Ahra tertawa kecil

“mianhae hyukjae-ssi, jeongmal mianhae..sepertinya kau kalah taruhan.. tidak ada dari mereka yang menjadi fansmu hahaha”

wajah eunhyuk berubah masam

“atau kau main boleh denganku.” ujar Ahra lag

i”aku masih belum mau mati dibunuh setan *baca : kyuhyun* ”

aku tertawa

“kyuhyun-ah tidak ada hyukjae-ssi…gwaenchanayo…tapi mungkin kau hanya digantung di kamar mandimu hahaha”

eunhyuk menampakkan eksprei cemberut

“nah Haerim, Eunsung..aku tau siapa yang ingin kalian temui…”

Ahra tersenyum jahil melihat wajah mereka berdua sudah seperti kepiting rebus.Leeteuk berdiri dari tempat duduknya, tersenyum “wah..jadi aku dobel?”Ahra terkekeh

Leeteuk mengajak mereka duduk di ruang makan.

Aku baru sadar ini giliranku dipermainkan Ahra dan aku hanya bisa menunduk, tidak berani mengangkat wajahku

“Donghae-ah ~ ini bagianmu…” ujar Ahra.

kurang ajar si Ahra, apa maksud bagian.. eh tapi tunggu kenapa Ahra memanggil Donghae dgn -ah sementara yang lain -ssi?

Aku belum menemukan jawabannya ketika wajah Donghae tiba2 di depan wajahku, otomatis aku mundur selangkah.

“waeyo Hyuna-ssi? kau takut padaku?” tanyanya

Aku menggeleng.

uwaaaaaaaa dia ganteng sekaliiiii *ditampar lulu*

“kubantu.. berikan kopermu, ayo lihat pemandangan di balkon.” ujarnya sembari tersenyum

aku harus menjaga kesadaran diriku agar tidak pingsan, Ahra hanya tersenyum geli melihat reaksiku.

Donghae mengambil koperku, aku lalu mengikutinya ke balkon.

“kau bisa hangul?” tanyanya setelah beberapa lama kami berdiri dalam keheningan

aku mengangguk

“jinjja?”

sekali lagi mengangguk

“apa kau bisu?”s

ontak aku melotot padanya.

“MWO?!”

Donghae tertawa, dan aku harus bekerja lebih keras agar tidak pingsan.

“kau hanya menjawab dengan anggukan atau gelengan, mana aku tahu kalau kau tidak bisu.” ujarnya masih terkekeh

“ah…mianhamnida ..” ujarku pelan dan membungkuk sedikit.

“gwaenchana.. ngomong-ngomong kau teman kuliah Ahra?”

“aniyo…aku hanya teman chattingnya”

“mwo? jinjja?”

“ne..”

“tapi kenapa dia bisa mengundangmu kalau hanya teman chatting? kalian sangat akrab ya?” tanyanya lagi

“begitulah..aku juga heran kenapa bisa diundang, tapi aku lebih heran ternyata obsesinya terwujud.”

“obsesi?” tanyanya

“ne..dari dulu Ahra terobsesi menikah dengan Kyuhyun..dan aku selalu menertawakannya ketika dia mengutarakan obsesinya.. Dia sungguh beruntung bahwa…..” aku terdiam melihat wajah keruh Donghae

“Donghae-ssi..gwaenchana?”

Donghae seperti tersadar

“ah ye.. gwaenchanayo.. tidak usah khawatir..hanya sedikit pusing.” jawabnya\

“geuraesseo? apa tidak sebaiknya kita ke dalam saja?” tanyaku

Donghae menggeleng.

“nah lupakan itu, ceritakan padaku profesimi, kudengar kau seorang mahasiswi yang belajar kebudayaan kami?”

aku mengangguk, lalu kuceritakan kepadanya apa yang ku tahu, terkadang ia bertanya sesuatu, terkadang juga ia memberi lelucon yang membuatku tertawa.

Ketika aku sadar hari sudah menjelang malam.

“aaaahhh Hyuna-ssi mianhae.. aku lupa tidak memberimu makan. Kau pasti sangat lapar dan capek sekarang… mianhaeyo..”

aku tersenyum

“gwaenchanayo Donghae-ssi, aku tidak begitu capek dan lapar.. senang berbicara denganmu”

“kalau begitu ayo kita ke dalam, kurasa wookie sudah memasakkan sesuatu untuk kalian.”

aku mengangguk.

4 thoughts on “Hello Juliette!! 1st Act

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s