Please Believe… 2nd step

Yoora dan Leeteuk sudah menanti Ahra di kedai yang bernuansa putih.

Kedatangan Ahra yang bersama Kyuhyun membuat Yoora dan Leeteuk kompak mengernyit.

“Kalian…sudah saling kenal?” tanya Yoora ketika Ahra dan Kyuhyun sudah duduk. Karena Yoora duduk bersebelahan dengan Leeteuk, otomatis membuat Ahra dan Kyuhyun duduk berdampingan.

“mwo? kau..kenal Kyuhyun?” tanya Ahra heran lalu menatap Kyuhyun-Yoora-Leeteuk bergantian.

Kyuhyun membuang muka seolah bosan.

“aish..jinjja… ” desah Yoora seolah kecewa dan malu.

“Kyuhyun ini maknae Super Junior.” jelas Leeteuk sembari tersenyum.

“hah?! jeongmal? omo.. pantas saja..”

‘pantas saja orang-orang menatapnya kagum. ternyata memang artis.’ lanjut Ahra dalam hati.

Ia tidak mau menyuarakannya karena tidak ingin membuat Kyuhyun lebih besar kepala.

Tapi Kyuhyun menyadarinya, ia menatap Ahra tajam.

“pantas apa?”

“hng? ah gwaenchana.. bukan apa-apa.” elak Ahra.

“kau merahasiakan sesuatu kan? Kau masih berutang penjelasan padaku. katakan pantas saja apa?”

“kau benar-benar ingin tahu?”

Kyuhyun menghela napas menahan geram.

“yah..benar kau ingin tahu?”

“katakan.” ujar Kyuhyun.

“oke… pantas saja kau narsisnya selangit dan dengan pedenya mengajakku kencan di hari pertama kita bertemu karena ternyata kau seorang idol pasti kau merasa semua orang mengenalmu bukan? dan kau merasa ajakanmu tidak akan pernah ditolak siapapun bukan? yah maaf saja kau salah mister Cho Kyuhyun.” jelas Ahra panjang lebar.

“yak neo..”

“mwo? kau sendiri yang menyuruhku mengatakannya.”

Selagi Ahra dan Kyuhyun asyik adu mulut, Yoora dan Leeteuk menatap mereka dan tersenyum simpul. Kyuhyun menyadarinya.

“kenapa tersenyum seperti itu hyung? meledekku?” tanyanya sewot.

“ani..kalian ini terlihat seperti sudah lama kenal, benar kalian baru kenal hari ini?” tanya Leeteuk sembari tersenyum

Ahra dan Kyuhyun saling tatap, lalu kompak membuang muka dan tertawa melecehkan.

“dengan dia?” Mereka bicara berbarengan dan saling tunjuk

“aniyo… gamsa hamnida..”

“lihat..bahkan mereka bisa berbicara bersamaan.” ujar Yoora tersenyum simpul dan memberi kedipan penuh arti pada Leeteuk

“aish..sudahlah aku mau makan.” ujar Ahra kesal lalu tanpa berkata-kata ia langsung menyantap makanan yang sudah dipesannya.

“onni..kau bayar makananku ya? uangku habis karena seminar tadi..” kata Yoora setelah mereka menghabiskan makannya.

“mwo? shireo! kan ada leeteuk oppa.. apa gunanya namja chingu kalau makan kita bayar sendiri-sendiri?” jawab Ahra blak-blakan.

Leeteuk tersedak, buru-buru Yoora mengabilkan minum.

“yak! neo jinjja… pantas saja kau belum punya namchin, ternyata begitu prinsipmu?” sindir Kyuhyun tajam.

“wae? bukan urusanmu.” sahut Ahra ketus.

“sudah..sudah..paling adil bagaimana kalau kita tentukan dengan suit?” tanya Leeteuk menengahi.

“awww… nan jagiya.. kamu pinter banget…” seru Yoora sembari mencubit kedua pipi Leeteuk gemas.

Ahra dan Kyuhyun saling pandang dengan dahi berkerut melihat tingkah Yoora, tapi kemudian keduanya membuang muka.

Leeteuk terlihat sedikit salah tingkah.

“udah ya..jagi.. oke.. kita mulai ya.. anaemyeon jinda kaui baui bo! Kaui baui bo! Ah.. Ahra.. kau kalah.. ” ujar Leeteuk ketika semua memilih kertas sedangkan Ahra satu-satunya yang mengeluarkan batu.

“MWOHAE?!!! Shireo!! kalian pasti bersengkongkol kan!” seru Ahra.

“onni… -_-”

“hei..jangan jadi pengecut, kalau kalah sudah akui saja.” ujar Kyuhyun sembari mengeluarkan evil smirk nya.

“neo..”

Kyuhyun menaikkan salah satu alisnya.

“hei.. tapi kan kau berjanji mentraktirku, ya! cho kyuhyun! jadi kau yang akan bayar semua ini. sudah ya.. yeorobeun anyyeong.”

Ahra langsung melesat keluar dari kafe itu.

“yak kau!! hei Lee Ahra!!! ah jinjja..”

Diam-diam Yoora dan Leeteuk berjalan keluar kafe juga.

“Yak! Hyung!! masa aku yg bayar semua? hyung!! hyung!! aissh!!!”

Terpaksa Kyuhyun membayar semua pesanan 4 orang,sial baginya hanya membawa sedikit uang tunai di dompetnya. *makanya pake credit card dong /plak

Ahra berjalan kembali menuju fakultasnya sambil tersenyum mengingat pembalasan yang telah ia lakukan pada namja yang dianggapnya arogan itu. *pembalasan? -_-a*

“yak! neo babo, berhenti.” ujar seorang yeoja yang berkerumun bersama teman-temannya.

Merasa dirinya tidak bodoh, Ahra terus berjalan.

“berani sekali dia.. LEE AHRA!! BERHENTI!!”

Ahra berhenti, mengernyit heran pada yeoja yang tidak dikenalnya itu.

“nae? wae geuraeyo?” tanya Ahra.

Perlahan yeoja dan teman-temannya mengerumuni Ahra, membuat lingkaran dengan Ahra sebagai pusatnya.

‘igen mwoya?’ tanya Ahra dalam hati, feelingnya sudah tidak enak melihat gelagat mereka.

“neol nuguya?” tanya Ahra sopan sembari tersenyum.

Yeoja itu tertawa bersama teman-temannya, lalu meludah.

“Tidak usah bermanis-manis di depanku dasar penjilat.”

“Sudah, youngmi-onni, jangan berlama-lama.” ujar teman dari yeoja yang ternyata bernama Youngmi itu.

Youngmi mendekati Ahra membuatnya mundur selangkah.

“apa hubunganmu dengan uri prince heh?”

Dahi Ahra semakin berkerut.

“pangeran kalian? nuguya?” jawab Ahra.

Youngmi menatapnya sadis.

“tentu saja Cho Kyuhyun babo yeoja!.”

Mulut Ahra membulat.

‘Jadi mereka ini fans Kyuhyun.. Idolanya saja norak, fansnya lebih norak lagi -_-‘ *lah gue dong? /plak*

“oh..mian hamnida, aku baru mengenalnya hari ini, baiklah aku tidak akan mendekati PANGERAN kalian lagi” ujar Ahra setengah mengejek.

PLAK!!

Youngmi menampar Ahra.

“neo..”

“kau kira kami main-main hah?! Kau tahu ini apa?”

Youngmi mengeluarkan belati kecil dari tasnya.

Ahra terkesiap, seketika wajahnya pucat.

“kau membawa belati?”

Youngmi tersenyum mengejek.

“kau takut hah?”

Youngmi menjambak rambut Ahra, menekankan belatinya pada leher Ahra, sedikit menggores kulitnya.

“dengar kalau kau masih ingin hidup, jauhilah dia. Arrasseo?”

belum sempat Ahra menjawab sudah ada suara lain yang menginterupsi.

“Ya! apa-apaan kalian?”

“Youngmi-onni! Kyuhyun oppa! lekas kita pergi!” ujar seseorang.

Youngmi melepaskan Ahra, menyembunyikan belatinya.

“ah..gwaenchana oppa.. hanya memberi salam perkenalan” ujar Youngmi sembari tersenyum manis lalu pergi.

Kyuhyun mendekati Ahra.

“gwaenchana?”

Ahra tidak menjawab, wajahnya masih pucat.

Lalu ia merasakan ada yang mengalir di lehernya.

“kau berdarah? bagaimana bisa? apa yang telah mereka lakukan?” tanya Kyuhyun beruntun.

“a..ani..gwaen…gwaenchana.. tadi..tadi cm tergores kuku..” sahut Ahra berbohong.

“er… aku mau pulang.” ujar Ahra lalu berbalik pergi, namun dicegah Kyuhyun.

“setidaknya obati dulu lukamu.”

Ahra menggeleng.

“sudah.. jangan keras kepala.” ujar Kyuhyun lalu menyeret Ahra ke toilet terdekat.

“bersihkan lukamu.” ujar Kyuhyun. Ahra mematuhinya.

Selagi Ahra membersihkan lukanya, Kyuhyun pergi keluar tanpa berkata apa-apa.

“huh.. aku kira dia menjadi baik, ternyata justru pergi tanpa bilang apa-apa. dasar brengsek, namja seperti apa itu? huh semua ini kan gara-gara dia! kurang ajar memang dia itu. hah! awas saja ya..”

“awas apa? kau ini kenapa ngomong sendiri? tadi kepalamu terbentur?” ujar Kyuhyun yang tiba-tiba datang lagi.

“kau..tadi bukannya..”

“aku membeli ini.” sahut Kyuhyun lalu menyodorkan plester.

Ahra menerimanya dengan ragu-ragu.

“gomawo..” ucapnya pelan.

Kyuhyun tersenyum kecil penuh kemenangan.(?)

“aku mau pulang.” ujar Ahra kemudian.

“baik, aku antar.”

Ahra menatap Kyuhyun penuh keheranan.

“buat apa? tidak usah aku mau pulang sendiri.”

Kyuhyun tidak menggubrisnya karena kemudian ponselnya berbunyi, sejenak ia mengutak-atiknya.

“mau tidak mau kau harus ikut denganku karena baru saja Teuk hyung menyuruhku harus membawamu ke dorm.”

“hah? buat apa? shireo! aku mau pulang.”

“lebih baik kau ikut dengan sukarela karena aku bisa melakukan apasaja untuk membawamu ke sana, psp ku dalam status danger , teuk hyung menyanderanya(?)” sahut Kyuhyun serius -___________-

“ah.. -_- arrasseo..”

Mereka terdiam ketika berjalan menuju tempat mobil Kyuhyun terparkir.

Ahra masih berpikir tentang kejadian yang baru saja dialaminya.

Jujur saja ia tidak pernah mengalami sesuatu seperti bullying sewaktu di Jepang.

Kyuhyun sudah menyalakan mobil, ia melihat Ahra.

“ahra..”

Ahra menoleh, ia mendapati Kyuhyun mendekat ke arahnya.

“he..hei.. m..mwo..?”

Kyuhyun terus mendekat, kemudian ia tersenyum mengejek dan terdengar bunyi ‘klik’, tanda seatbelt terpasang.

“kau kira aku mau menciummu?”

Kyuhyun mundur dan melajukan mobilnya.

Ahra masih melongo, sedetik kemudian ia tersadar dan mengumpat perlahan.

“kau kira aku berpikir seperti itu? enak saja!” ujarnya kemudian.

Kyuhyun mendengus.

“terlihat dari tampangmu” ujar Kyuhyun.

Ahra membuka mulutnya untuk menjawab, namun ia tidak bisa menemukan kalimat yang tepat untuk membalasnya.

“kau setan.” ujarnya yang langsung membuat Kyuhyun tertawa.

“itu julukanku.”

Ahra terdiam sepanjang sisa perjalanan, menata kalimat-kalimat sadis yang akan dia lontarkan spesial untuk Kyuhyun.

“turun.” ujar Kyuhyun singkat ketika mereka sudah tiba di dorm Super Junior.

“hei.. kau belum mengatakannya padaku, untuk apa kita kesini?” tanya Ahra sembari turun dari mobil.

“merayakan ulang tahun Minho.”

“Minho?”

“Minho personel SHINee kalau kau tidak tahu dia ya sudah, aku mengerti.”

Ahra menjerit kecil.

“kau ini kenapa hei?” tanya Kyuhyun keheranan.

“omona! jadi dia mau datang? apa member yg lain juga datang?” tanya Ahra antusias.

Kyuhyun menaikkan salah satu alisnya

“Kau tahu SHINee tapi tidak tahu Super Junior? lucu sekali.”

Ahra salah tingkah.

“err yah.. kau tahu drama BBF kan.. nah itu err.. sangat populer di Jepang, jadi mereka kan..”

“sudah,sudah.. aku bisa membaca pikiranmu.” potong Kyuhyun lalu berjalan mendahului Ahra.

Mereka memasuki sebuah ruangan yang penuh dengan hiruk pikuk.

Ahra bingung memandang sekeliling, ada beberapa wajah namja yang tidak asing.

“uwaa Kyuhyun-ah siapa dia?”

“cieee.. Kyuhyun-oppa sudah punya yeochin!!”

kemudian seorang namja yang AHra yakin bernama Kim Heechul mendekati Kyuhyun.

“Yak! Kyuhyunnie, kau baru pergi sehari dan tiba-tiba sudah membawa yeochin yang sebelumnya bahkan tidak pernah kau ceritakan pada kami? maknae macam apa kau ini?”

“mwo? yeochin? kalian bicara apa? dia ini onninya Yoora.” ujar Kyuhyun lalu menyingkir dari keramaian.

Keramaian langsung merubung Ahra, AHra hanya bisa tersenyum kikuk.

“perkenalkan dirimu.” ujar heechul.

“ah..eh.. anyyeong haseyo.. choneun Lee Ahra imnida, bangap seumnida..” ujar Ahra sembari membungkuk.

“anyyeong haseyo onni, aku Lee Jongsi, siwon yeoja.” ujar seseorang gadis mendekati Ahra dan menunjuk seorang namja, namja itu tersenyum, menampilkan lesung pipi nya, AHra membungkuk singkat.

“biar aku mengenalkanmu pada yang lain.” ujar Jongsi ramah lalu mendekati pasangan yang sedang mendengarkan musik bersama.

“onni, ini Haerim-onni, Donghae yeoja. yang sedang melihat kura-kura itu onniku, Lee Jongmi, yesung yeoja, di meja makan yang menemani Shindong oppa makan ada yeobonya, Nari-onni. Kemari onni.”

Jongsi membawa AHra mendekati pasangan yang salah satunya sedang memetik gitar.

“ini Kihyun-onni, Sungmin yeoja.” kedua orng itu tersenyum kepada Ahra, Ahra membalas senyum mereka. Otaknya tidak bisa memikirkan reaksi yang lebih baik lagi.

“yang sedang berdua membaca buku itu pasangan Kibum dan Jieun-onni. dan di dapur masih ada Ryeowook oppa dan Songphae onni. Lalu Heechul oppa dan..”

“stop!” potong yeoja yang awalnya duduk di sebelah Heechul, ia berdiri menghampiri Ahra.

“anyyeong.. Nayoung imnida, ”

Nayoung mengamati Ahra dengan pandangan meneliti.

Ahra merasa was-was, takut keberadaanya tidak diterima.

Namun tiba-tiba Nayoung memeluk Ahra.

“salam kenal onni!! kapan-kapan ke rumahku ya! kita pergi bareng, uwaa!!” *maaf author mau muntah .. piss tyas -_-v

Ahra hanya tersenyum.

“Lho? onni.. kau sudah datang?” tanya Yoora tiba-tiba entah darimana.

“chankka.. kenapa dengan lehermu.. ” tanya Yoora melihat plester di leher Ahra

“hei! kau sudah melakukannya dengan Kyuhyun-oppa???”

Kehebohan kembali terjadi, Kyuhyun yang sedang bermain psp mendongak mendengar namanya disebut.

“omo! baru sehari tapi sudah melangkah lebih jauh? Kyuhyunnie benar-benar gila. ternyata dia lebih ganas dibanding aku.” ujar namja.

Ahra mengirimkan pandangan bertanya ke Yoora. Yoora membisikkan nama namja itu. Eunhyuk.

“apa yg kalian bicarakan?” tanya Kyuhyun sama bingungnya dengan Ahra.

“ternyata maknae sudah berkembang,bisa merasakan nafsu pada yeoja juga.. tidak hanya pada game.. ” sahut eunhyuk yang langsung mendapat jitakan dari heechul.

“yak! jaga omonganmu. hei Kyuhyunnie.. benar kau sudah melakukannya?” tany Heechul

“melakukan apa?” tanya Kyuhyun balik.

nah hayoloh.. jreng jreng..apa yang dipikirkan para member berbeda dengan yang sebenarnya terjadi *ceileh bahasanya..

mian dipotongnya nanggung banget..coz ntar kepanjangan kekekeke

komen buat saran n kritik!! gomawo~~

6 thoughts on “Please Believe… 2nd step

  1. Omona!!
    Smua oppadeul punya yeoja?!
    Dr smua nama yeoja nya,yg aq inget cuma ahra eonni ama yoora,,sisanya lupa-_-”

    huwaaaa!!
    Knpa hae oppa jga punya yeoja??
    Udah g kbagian kyuppa,hae oppa pun lenyap,malangnya nasibku-_-“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s