[Teaser/FF/Yadong] Neo Naekkoya..!

LEAVE UR COMMENT AS HUMANITY !!

DONT BE SILENT READERS, DONT BE PLAGIATORS!

JUST BE YOUR SELF, ENJOY MY STORY FOR UR NEED AND LEAVE UR COMMENT FOR MY NEED

Casts :Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Shim Changmin

Genre : Yadong-17, Kekerasan-17, Romance

“Hey, jangan melihatnya seperti itu, harimau saja bersikap jinak pada mangsanya sebelum dimakan.” ujar Eunhyuk ketika mendapati Kyuhyun menatap seorang yeoja yang sedang duduk sendri di sebuah taman fakultas. Kyuhyun hanya mendengus sementara Changmin di sebelahnya tertawa lebar.

“Hyung, mana ada harimau liar bersikap jinak? Kau ini ada-ada saja.” ujar Changmin sambil meninju bahu Eunhyuk.

“Kalian diamlah, dia akan lewat.” ujar Kyuhyun yang langsung membuat kedua temannya memusatkan perhatiannya pada objek percakapan yang berjalan melewati mereka.

Kyuhyun menatap gadis itu dalam, sinar matanya menyala seolah ingin menyatakan gadis itu miliknya.

“Kalau kau tidak gerak cepat, ia akan disambar orang lain.” cetus Eunhyuk.

“Apa maksudmu?” tanya Kyuhyun, pertama kalinya mengalihkan pandangan dari sang gadis.

Eunhyuk menggerakkan dagunya memberi isyarat pada Kyuhyun untuk melihat apa yang dilihatnya.

Tangan Kyuhyun mengepal, seorang namja menghampiri gadis itu, gadis itupun tersenyum lebar menyambutnya.

“Lee Donghae, namja yang mendapat predikat perfect oleh para yeoja se-fakultas. Aku dengar dia juga menyukainya, si Lee Ahra itu” lanjut Eunhyuk.

Kyuhyun masih terdiam, menatap Donghae dengan tajam walau ia tau si obyek tidak akan merasakan deathglarenya.

“Aku heran kenapa kau dan Donghae hyung bisa menyukainya. Okelah dia memang lumayan cantik, cantik alami, dengan sedikit polesan make up pasti banyak manajemen artis yang memintanya bergabung. Tapi di luar sana masih banyak yeoja yang lebih cantik. Pintar? Banyak yeoja yang cantik dan pintar.” ujar Changmin heran.

Kyuhyun bangkit dari duduknya.

“Itu bukan urusan kalian.” ucapnya dingin lalu meninggalkan mereka.

#FLASHBACK 3tahun yang lalu

Kyuhyun bergegas keluar dari kamarnya mendengar suara tamparan yang setelahnya terdengar suara vas bunga pecah.

“Eomma!!” jeritnya lalu menghampiri eommanya yang tersungkur sambil memegangi sebelah pipinya yang merah, bekas tamparan.

“Eomma gwaenchana? Appa… Kenapa appa suka menyakiti eomma? Jebal appa,jangan sakiti eomma…” pinta kyuhyun pada appanya yang berdiri angkuh didepannya.

“Kau ini tidak tau apa-apa!! Anak kecil minggir saja!!” bentak appanya

“Tidak bisakah dibicarakan baik-baik?” tanya Kyuhyun.

Isak tangis eomma Kyuhyun memenuhi ruang tamu.

“Aku mohon pada appa… Tolong jangan…”

PLAKK!!

Sebuah tamparan keras telak mengenai pipi kanan Kyuhyun. Menyebabkan sebelah telinganya berdenging dan bibirnya berdarah.

Belum sempat Kyuhyun mengusap darahnya, ia kembali terkena sebuah pukulan keras, mengenai pipi kirinya.

Tangan appanya kembali terangkat, bergegas eommanya berdiri di depan Kyuhyun menghalangi.

” Jangan pukul Kyuhyun! Dia tidak bersalah, dia tidak tau apa-apa!!!”

Tangan Cho Yangho hanya mengepal, lalu dengan dengusan keras beliau pergi meninggalkannya berdua dengan eommanya.

Kim Hanna pun berbalik menghadap Kyuhyun.

“Gwaenchana?”

Kyuhyun memalingkan muka.

“Kenapa appa tidak pernah sayang kepadaku?”

Eommanya tidak menjawab, hanya menatap kyuhyun dengan sendu.

Geram, Kyuhyun pun bangkit dan berlari keluar rumah, mengabaikan panggilan eommanya.

Ia sedang duduk di sebuah kursi taman, menyendiri, memikirkan balas dendam untuk appanya. Balas dendam yang hanya bisa ia rencanakan namun satupun tidak pernah ia realisasikan.

“Gwaencha…. Omona!! Kau berdarah!!”

Kyuhyun mendongak melihat sesosok gadis yang mencari-cari sesuatu di dalam tasnya.

Gadis itu mengulurkan sapu tangannya, Kyuhyun mengabaikannya.

“Pakailah ini untuk mengusap darahmu.” ujar gadis itu lembut.

Kyuhyun mendengus.

“Kau tidak usah pura-pura baik, kita tidak saling kenal jadi kau tidak usah.. AWW!! YA!!”

Kyuhyun menjerit saat gadis itu mengusap lukanya.

“Ini, kau lakukan sendiri.” ujar gadis itu lalu meletakkan saputangannya ke pangkuan Kyuhyun.

Gadis itu kemudian pergi.

“Hei, kau…ah sudahlah..”

Kyuhyun mengusap lukanya pelan dengan saputangan pemberian gadis itu.

“Semua orang tidak suka berdekatan denganku, appaku sendiri selalu saja menghindar dariku jika aku berada di dekatnya, bahkan orang asing yang tidak mengenalku juga.. AWW!! YA! NEO!”

Kyuhyun kembali berteriak karena merasakan ada benda dingin yang menempel di lukanya.

“Tadi aku pergi beli itu, es, semoga bisa mengurangi rasa sakitmu. Ah, aku harus pergi sekarang, jangan berkelahi lagi yah, anyyeong! ”

Gadis itu kembali pergi. Dan kali ini, Kyuhyun yakin ia tidak akan kembali.

Kyuhyun bahkan belum sempat mengucapkan terima kasih, tapi kalaupun ia menahan gadis itu lebih lama, ia yakin ia tidak akan mengucapkan kalimat itu.

Kyuhyun terus mengamati sampai punggung gadis itu menghilang.

Baru disadarinya saputangan gadis itu masih digenggamnya. Dibukanya lipatan saputangan itu, ditemukannya sebuah rajutan tulisan.

Kyuhyun bahkan belum sempat mengucapkan terima kasih, tapi kalaupun ia menahan gadis itu lebih lama, ia yakin ia tidak akan mengucapkan kalimat itu.

Kyuhyun bahkan belum sempat mengucapkan terima kasih, tapi kalaupun ia menahan gadis itu lebih lama, ia yakin ia tidak akan mengucapkan kalimat itu.

이아라

“Lee… Ahra…??” bisiknya pelan.

Tangannya mencengkeram saputangan itu erat, dan bibirnya membentuk lengkungan senyuman.

Senyum yang beberapa tahun terakhir sempat menghilang dari hidupnya.

***

#FLASHBACK END

Ahra kembali menoleh, ini sudah kesekian kalinya ia menoleh ke belakang. Entah mengapa sejak dari kampus ia merasa dirinya diikuti oleh seorang namja.

Ia mencoba menyebrang jalan, namja itu mengikuti. Dan ketika ia kembali menyebrang, namja itu juga ikut menyebrang. Agak berlari, Ahra memasuki sebuah gang dan bersembunyi.

Benar saja, ketika mendapati dirinya menghilang dari gang, namja itu terlihat kebingungan dan kepalanya celingukan kesana kemari.

“Mencariku?” tanya ahra memberanikan diri keluar dari tempat persembunyiannya namja itu, Kyuhyun, terlihat terkejut.

“M..mwo? Mencarimu? Huh memangnya kau siapa sampai aku harus mencarimu?”

“Aku tahu kau mengikutiku sejak dari kampus, aku tidak tahu kau siapa, dan jika kau berniat jahat kepadaku, aku bisa berteriak!” ancam Ahra.

Kyuhyun mendengus lalu tertawa.

“Jika aku berniat jahat kepadamu, aku sudah melakukannya daritadi dan tidak perlu meladenimu mengobrol seperti sekarang.” ujar Kyuhyun.

Ahra masih menatapnya curiga.

“Aku hanya salah masuk gang, itu kenapa aku kebingungan. Mian hamnida sudah membuatmu takut, Nona. Permisi.”

Kyuhyun bergegas kembali ke jalan utama. Namun ia tidak pergi, ia hanya menjaga jarak dari gadis itu agar tidak lagi ketahuan.

Sampai gadis itu masuk ke dalam apartemen kecilnya, Kyuhyun baru akan pulang, tidak, dia tidak pulang ke rumah. Tujuan pulang bagi dirinya tidak harus merujuk pada rumahnya.

Pulang ke rumah,menurutnya,adalah sebuah hukuman mati baginya.

***

15 thoughts on “[Teaser/FF/Yadong] Neo Naekkoya..!

  1. .anyeong…. Aria imnida, reader baru d’sni.
    .Ffnya bagus chingu!!! Critanya menarik.,
    .D’Lnjut ya ???^^
    .D’tnggu next partny!!!

  2. hmm, kyu jd pengagum rahasia Nah ahra..
    kalo cm d awasin n d ikutin aja kapan bs dapet kyu?
    keburu d samber ma hae..
    haha
    keren cerita Nah thor, like this..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s