[FF NC/21/Scene 2] After The Night

Genre : Yadong 21, Romance

Casts : Lee Hyukjae, Jang Jinhye

ini part terakhir maaf kalo ga memuaskan ^^

happy reading, ditunggu kritik sarannya

 

DO NOT PLAGIAT

 

 

Hyukjae menghela napas panjang yang sudah sekian kali ia lakukan sepanjang hari ini.

Aktivitas wanita itu menunjukkan tanda-tanda hiatus. Tidak ada hal yang menonjol dilakukannya. Jinhye hanya keluar untuk membeli bahan makanan, dan selebihnya wanita itu terus mengurung diri di dalam rumahnya.

“Apa yang sebenarnya sedang ia kerjakan?” gumam Hyukjae penasaran.

Ia merindukan Jinhye, tidak diragukan lagi. Namun ego sebagai pria menahannya untuk menemui wanita itu.

Teleponnya tiba-tiba berdering, Hyukjae berniat mengabaikannya, namun terus berdering.

Deringan keenam ia mengangkatnya.

“ne, Yeobsoyo?”

“Hyukjae-ssi… bisa,,bisakah kau kesini?” tanya orang di seberang dengan cepat.

Hyukjae tersenyum.

Jang Jinhye, kenapa dia meneleponku? Apa ia sudah memaafkan kejadian malam itu? pikir Hyukjae.

“Wae geurae?” tanya Hyukjae.

“A..aku takut, a..ada.. ah putakhaeyo!!” jawab Jinhye dengan suara mendesak.

Hyukjae menangkap nada takut dari suara Jinhye, ia tersenyum, wanita itu akhirnya mengakui kalau membutuhkan dirinya.

“arrasseo aku ke sana sekarang.”

Hyukjae bangkit, berjalan cepat ke area parkir, mengabaikan sapaan karyawan-karyawannya.

Hatinya berbunga-bunga. Jang Jinhye meneleponnya, karena membutuhkannya, entah karena apa tapi ia dipanggil dan wanita itu memerlukan pertolongannya.

Senyum Hyukjae mengembang mengetahui Jinhye yang menunggunya di teras dan langsung berdiri melihat mobilnya memasuki halaman.

Namun senyum Hyukjae perlahan menghilang ketika wajah pucat Jinhye semakin terlihat jelas ketika ia mendekat.

Tubuh wanita itu juga sedikit gemetar, dengan ekspresi wajah yang menyiratkan kecemasan dan ketakutan.

“Wae geurae?” tanya Hyukjae.

“Di..dalam.. a..da … bangkai..”

Hyukjae tersenyum simpul.

Bangkai,hanya karena bangkai wanita ini sampai meneleponku, pikirnya.

“Eodie?” tanyanya.

“Di atas meja makan.. di .. dapur…” jawab Jinhye lirih.

“Tenanglah aku akan membereskannya.” Continue reading

Advertisements