Death 1

Genre :  Horor , pembunuhan

Cast :  Park Jungsoo

            Kim Heechul

            Shindong Hee

            Lee Yura

            Ahn Hara

Pagi itu matahari telah meninggi , jam menunjukkan pukul 09.00 pagi sepasang kekasih sedang asik bercanda tertawa renyah di tengah-tengah keramaian taman yang terletak disalah satu universitas paling terkenal dan bagus yaitu universitas kyunghee dimana ke3 orang pemuda dan 1 pemudi ini menimba ilmu disana , awal nya hanya 3 orang pemuda karna seseorang masuk dalam persahabatn mereka dan wanita ini mempunyai hubungan dari salah satu ke 3 orang pemuda ini .

tiba-tiba dari kejauhan 2 orang pemuda sedang berjalan diam-diam dan menghampiri sepasang kekasih ini niatnya ingin mengangetkan ke 2 sepasang kekasih ini , tapi alhasil mereka gagal cowok berambut pirang agak panjang  lurus dan memiliki milky skin ini melihat ke 2 pemuda itu

“ kalian ini ingin mengagetkan ku dan yura ? “ ujar nya dan menggelengkan kepala nya dia bangkit berdiri

“ tapi sayang gagal , haha “ ucap heechul dilanjutkan dengan tawa nya ya lelaki ini bernama kim heechul sedang kan 2 temannya bernama park jungsoo dan shindong hee .

Park Jungsoo lelaki berperawakan badan berabs , kulit putih berambut blonde , memiliki dimple di pipinya dan berkacamata  sedangkan temannya shindong hee berperawakan sedikit gemuk , kulit putih dan berambut coklat

“ aish , sudahlah berhenti tertawa oh ya bagaimana dengan tugas kita sebentar lagi deadline dan kita sama sekali belum ketemu tema dan penelitian untuk tugas ini apa “ ucap teuk yang sedang mebolak-balikan halaman buku yang dia pegang

“ iya kira-kira apa ya temanya ? “ sahut shindong , suasana pun menjadi hening mereka ber4 terlihat tampak sedang berfikir memikirkan sesuatu tiba-tiba yura memecahkan keheningan disekitar mereka

“ ah aku tau, bagaimana kalau kita meneliti gedung yang ada di jl. Apgeujong  itu ? tema dan penelitian kita bebas kan , kebetulan gedung itu sudah lama tidak di tempati “ celetuk yura

“ mwo ? “ jawab mereka dengan tampang shock dan tidak percaya , heechul yang melihat wanita nya itu menggelengkan kepala nya bertanda –TIDAK- gedung yang sudah tua rapuh tidak ditempati berpuluh-puluh tahun , gelap , lembab dan tidak ada satu pun orang yang berani ke sana konon katanya  gedung itu banyak penghuninya

“ andwae ! ah chagiya jangan disana ya , kau mau tema kita horor lalu meneliti gedung itu ? gedung yang tidak di tempati berpuluh-puluh tahun , andwaeyo “ lelaki yang memiliki face tampan cantik (?) ini  sangat takut dengan berbau-bau horor atau ada hubungannya dengan itu dia sangat takut oh bukan hanya takut tapi dia anti

Entah pikiran dari mana eteuk setuju dengan ide nya yura dan segera menyetujui ide yura

“ aku setuju sama idemu yura , jadi kita meneliti gedung tua itu untuk liputan horor dan tema buat tugas kita horor ide bagus “ ucap teuk mereka ditugas kan oleh dosen nya membuat dokumentasi tentang apa aja untuk persentasi dan nilai mereka.

heechul pun langsung menatap tajam teuk

“ ya kau ingin ku mati ketakutan hah ! “

yura yang melihat pacar nya itu menahan ketawa melihat sikap heechul  yang seperti anak kecil

“ come on hyeong ! ini udah 2012 mana ada setan disini ? kau ini kebanyakan nonton horor percaya gitu-gituan sih “ celeteuk shindong  satu tangan mendarat ke kepala shindong , shindong pun meringis kesakitan dan mengusap kepalanya pelan “ YA ! enak saja kau bicara seperti itu siapa tau ada kan kita mana tau , tsk ! “ desis heechul

“ sudah-sudah jangan ribut , ayolah chagi kau mau nilai kita 0 karna belum dapet penelitian dan tema tentang mata kuliah ini heum ? “ ucap yura dengan pelan dan manis terhadap heechul , heechul menarik nafas nya dan yah apa daya dia tidak bisa berbuat apa-apa dari pada mendapatkan nilai 0 heechul pun memberanikan diri mengiyakan tapi dengan 1 syarat

“ baiklah , aku mau tapi dengan 1 syarat “ ucap nya

“ mwo ? “ jawab mereka serempak ,

heechul menjawab “ jika sudah mendapatkan apa yang kita teliti , segera lah pulang aku tidak mau lama-lama disana kalian tau bukan aku anti dengan berbau horor dan makhluk-makluk entah apalah itu “

“ baiklah , mulai besok malam kita melakukannya  jam 22.00 harus sudah berada di tempat biasa ottoe ? “ perintah leeteuk

“ nee “ jawab mereka serempak , heechul membuka suara lagi dan memberitahu sesuatu

“ satu lagi ! aku harap kita tidak bolak-balik ke gedung tua itu dan tidak terjadi apa-apa arra ? “

heechul melenggang berjalan seperti orang malas meninggalkan mereka

“ yee “ ucap mereka , mereka pun mengikuti heechul meninggalkan taman kampus universitas kyunghee dan yura segera berlari kecil menghampiri heechul dan menggandeng tangan heechul sambil berjalan disampingnya

***

Pukul 22.00 AM

Mereka sudah berkumpul di tempat biasa , jam sudah menunjukkan pukul 22.00 mereka sudah bersiap-siap untuk berangkat ke gedung tua itu peralatan sudah lengkap handycam dan senter sudah disiapkan , heechul mulai menghidupkan dan menjalankan mobilnya membelah jalanan seoul menuju apgeujong menembus suasa udara yang sangat dingin menusuk kulit untung saja mereka memakai baju dan kupluk yang sangat tebal

“ eteuk oppa kau tidak lupa membawa kamera cctv kan ?” yura membuka suara dan membalikan tubuhnya menghadap eteuk , heechul yang sedang fokus mengendarai tiba-tiba berhenti mengerem mendadak membuat semuanya terpentok di mobil 

“ mwoya ! kamera cctv ? kalian sudah janji terhadapku  tidak akan balik ke tempat gedung itu kan ? “ jelas heechul dengan suara meninggi

“ hyeong ini untuk penelitian kita , kita tidak mungkin hanya sehari meneliti gedung itu “ sambung shindong

“ ya heechul-ah , tapi kau tidak usah khawatir biar kami saja yang bolak-balik ke gedung itu “ ujar teuki yang sibuk memeriksa tas nya untuk memeriksa apakah dia sudah membawa kamera cctv nya , heechul menghela nafas dan menatap cewek yang disamping nya

“ kau juga ? “ tanya nya terhadap yura

“ nee oppa , ini untuk tugas kita aku yakin tidak akan terjadi apa-apa tapi jika kau tidak mau ikut dengan kami yasudah itu terserah oppa saja tadi kami ber3 berdiskusi untuk membawa kamera cctv “ jawab yura dengan lembut lagi-lagi heechul menghela nafas dia berfikir sejenak dan akhirnya dia memutuskan mengiyakan

“ baiklah , aku akan ikut demi tugas kita “ suara heechul mulai memelan

Mendengar itu semua mereka tersenyum dan heechul kembali fokus mengendarai mobilnya sekitar 1 jam mereka sampai ke gedung itu , jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam mereka pun mulai mengedarkan pandangan sekitar gedung itu sangat sepi sunyi hawa disekitar nya sangat dingin mereka bersiap-siap turun dan masing-masing membawa senter untuk menerangi pandangan mereka

“ kita mulai masuk sekarang “ perintah eteuk mereka mengikuti eteuk dari belakang , mengedarkan senter yang mereka pegang *KREEEET* pintu yang sudah tua dan usang terbuka mereka memasuki lantai satu dan melihat-lihat sekitar nya

“ tua “ ujar heechul mereka berjalan pelan menelusuri lorong-lorong yang sangat dingin dan sudah usang

“ tunggu “ celetuk yura menarik tangan heechul  , shindong dan eteuk pun menghentikan langkah kaki nya

“ ada apa yura ? “ ucap shindong ,

“ taruh kamera nya disini , posisi ini sangat pas “ ujar yura

“ oke “ jawab teuk mereka menemukan tempat yang pas untuk menaruh kamera cctv ini , leeteuk membuka tas nya mengambil kamera cctv , kabel dan peralatan lainnya

“ heechul-ah bisakah kau menolong ku ? tempat ini tinggi sekali aku tidak bisa memasangnya bisakah kau jongkok sebentar  dan menggendong ku ? “ heechul mengiyakan dan berjongkok eteuk mulai menaiki pundak heechul menjaga keseimbangan agar tidak jatuh setelah pas posisinya teuk mulai memasangkan kamera nya dibantu dengan shindong sementara itu yura yang mengawasi sekitar mengedarkan senter nya

Tidak berapa lama pemasangan kamera cctv sudah mulai terpasang eteuk segera turun dari pundak heechul tanpa disadari oleh mereka dinding lorong itu mengeluarkan segumpalan darah kental mengalir deras mereka yang masih sibuk mengurusi kamera cctv tidak sadar ada sesuatu yang warna nya pekat keluar dari dinding

Jam sudah menunjukkan 00.00 mereka kembali berjalan menuju tempat selanjutnya untuk memasang kamera cctv selanjutnya  tanpa menyadari itu seorang wanita berambut panjang muka dihiasi penuh dengan darah dan mata nya yang rusak sedang mengawasi mereka tiba-tiba heechul meraskan hal yang aneh bulu kuduk merinding , hawa tidak enak datang dan merasa gelisah

Yura yang melihat pacar tidak tenang , melihat heenim yang sedari tadi mengusap-usap leher belakangnya

“ gweanchana ? “ ujar yura

“ yee bulu kuduk ku merinding sayang , apakah kita sudah selesai memasang kamera cctv nya ? perasaan ku tidak enak , sebaiknya jika sudah selsai kita segera pulang “ jelas nya yang masih mengelus tengkuknya

“ sudah heechul-ah , baik kita pulang sekarang “ ujar teuk mereka segera membereskan semua nya , setelah selesai dan rapih mereka mulai berjalan menuju pintu keluar disela-sela suasana yang dingin dan tegang ini shindong memperhatikan hyung nya ini yang sedari tadi gelisah dan kali ini memegang pundak dan punggungnya

“ hyeong gweanchana ? aku perhatikan kau dari tadi sangat gelisah dan memegang pundak & punggung mu terus kau sakit ? “ ucap shindong , teuk dan yura melihat kearah heechul merasakan cemas terhadap pacar dan temannya itu

“ aniya aku hanya merasa badanku pegal dan rasa nya berat sekali tapi tidak apa “ jawab nya singkat pintu keluar sudah didepan mata mereka mempercepatkan langkahnya saat meninggalkan gedung itu ternyata di punggung dan pundak heechul sedang dinaiki oleh seseorang yah seorang wanita berambut panjang tangan keriput darah dimana-mana menaiki dalam posisi seperti menggendong seseorang di belakang

Mereka pun meninggalkan tempat itu dan berjalan arah pulang tak disangka di atas atap mobil terdapat kepala muka dalam keadaan hancur sedang berguling-guling diatap mobil yang mereka tumpangi

Keesokan harinya

Heechul menyipitkan mata nya matahri pun sudah meninggi tapi udara pagi itu sangat sejuk embun dimana-mana rasa nya sangat malas sekali untuk beranjak dari tempat tidurnya tapi apa daya dia harus bangun dan berangkat untuk kuliah , dia menyibakan selimutnya menurunkan kaki nya dalam keadaan masih mengantuk bangkit dan berjalan menuju dapur saat kakinya melangkah di lantai dia merasakan sedang menendang sesuatu seperti bola

Heechul berhenti sebentar mempastikan apa itu dia mengerjapkan kedua matanya dan megucek matanya agar yang ia lihat lebih jelas dia menengok kebawah

“ tidak ada apa-apa “ oceh heechul heechul mengedikan bahunya dan berjalan lagi menuju dapur ,dia tidak tahu bahwa yang ia tendang tadi adalah kepala wanita itu dengan lidah yang menjulur tapi kepala itu seketika sudah menghilang

Dia menuangkan teh hangat yang dia sudah buat , meminumnya layaknya orang kehausan sehabis lari maraton sejauh mungkin saat heechul minum warna teh itu berubah menjadi warna merah pekat teh yang berubah menjadi darah itu habis diminum heechul tapi heechul  masih belum tahu dan dimata dia itu the bukan darah seketika dia mendengar suara berisik seperti orang yang sedang berlari diruang tamu rumahnya

“ apa itu ? “ ujar nya dia segera memeriksa kearah ruang tamu nya ternyata yang dia periksa hasilny nihil tidak ada apa-apa

“ ah paling kucing sudahlah mau mandi dan berangkat kuliah “ ucapnya

Leeteuk sedang berjalan di lorong universitas kyunghee dia sedang mambawa beberapa tugas nya dan kertas-kertas yang sangat penting dari arah yang berlawanan dia ditabrak oleh seorang gadis berambut hitam lekat

“ omo ah mianhae , jeongmal mianhae “ gadis itu bangkit dan menolong leeteuk membereskan kertas-kertas dan tugasnya yang sangat penting itu

Leeteuk kesal dan segera bangkit begitu juga dengan gadis itu

“ lain kali ha…” perkataanya terpotong setelah melihat wajah gadis itu mata mereka bertemu cowok tampan berkacamata ini yang tadinya memasang wajah kesal kini berbalik diam seperti patung gadis itu tersenyum kepada teuk dan menggoyangkan tangannya ke wajah teuk

“ hey gweanchana ? ah mianhae jeongmal mianhae “ ucapnya dengan lembut eteuk segera sadar dari lamunannya

“ ah nee gweanchana kau tidak usah khawatir “ ucap teuk dengan senyum dimple nya terhadap gadis itu

“ jinja ? “ ujar nya dengan senyuman manis yang bisa dibilang membuat hatinya deg-degan saat ini

“ aigoo manis sekali “ batinnya

“ ah yee jincha , eh ngomong-ngomong anak baru disini ?” ujar nya

“ yee waeyo ? “ tanya gadis itu dengan polos

“ aniya baru kali ini aku melihat gadis manis seperti mu “

gadis itu tersenyum malu wajahnya mulai memerah dan merona

“ kenalkan aku park jungsoo , panggil saja aku eteuk “ ucap teuk dengan dimple smile nya dan mengulurkan tangan nya terhadap gadis itu

“ ahn hara panggil saja hara “ jawabnya dengan lembut menunjukkan senyum manis nya   

 -TBC-

3 thoughts on “Death 1

  1. annyeong onnie…
    aku reader baru nih
    critanya bgus bgt
    tapi msih ada yang kurang
    ntu tanda bacanya kok gak ada ya. ( yg .,!?-“”‘’ )
    jdi bingung bacanya. kyak gak ada ujungnya

    cman itu aja kok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s