[BIRTHDAY GIFT-for @shyfly3424 -/ONESHOT] BLIND

Title : Blind

Rating : PG13

Genre : Romance, angst. AU

Long story : Oneshot

Casts : Henry Lau

Kim Jongwoon

Park Soohee –Jungsoo’s sister-

Park jungsoo

Lee Hyukjae

Lee Donghae

Lee Ahra –Hyukjae’s sister-

Lee Jinhyo –Donghae’s sister-

Disclaimer : Cerita ini murni buatan sendiri –dibantu temen sejawat author @vie0404 i love u boo :*- dalam rangka sebagai hadiah ulang tahun untuk hyung tersayang @shyfly3424

Happy birthday hyung, i know its too late, but better late than never right?? Hope u like it 🙂 -from maknae @GaemsGyu-

Thanks too : @Vie0404 yg udah mau nyiptain ide-ide FF yg kadang segar kadang busuk (?) ngebantu author dalam berimaaajinasi *ala spongebob*

@ShinsFriend hyung yang udah  ikut berpartisipasi menyumbangkan poster FF, sumpah keren banget !! sebagai ungkapan terima kasih karakter hyung ada di FF ini walau Cuma nongol bentar sama kayak authornya hahahaha

 

WARNING !!

cerita FF ini kemungkinan besar tidak nyambung, diulang, TIDAK NYAMBUNG, karena dipaksakan menjadi satu cerpen dan waktu terbatas (?). namun berhubung ini adalah kerja keras author berhari-hari auhtor berharap readers berkenan memberikan saran dan kritik yang membangun dan diharap dengan sangat untuk tidak melakukan tindakan plagiat. Terima kasih

 

 

Gaun panjang ini benar-benar merepotkan, aku harap ini tidak akan menyulitkanku nanti ketika aku berjalan ke altar.

Astaga itu akan menjadi kenangan yang sangat memalukan jika aku sampai terjatuh di acara pernikahanku sendiri.

Aku menghela napas, memandangi wajah cantik seorang gadis di cermin.

Itu aku, kata suara di dalam kepalaku, ya aku tahu, tapi itu tidak seperti aku, apakah aku pantas bersanding dengannya??

“Soohee-ya.. sudah saatnya..”

Lagi-lagi aku menarik napas panjang.

Aku harus bisa, acara ini harus berjalan lancar.

Perlahan aku berjalan menggandeng tangan appaku, berjalan menuju altar, menemui pria tampan yang akan menjadi suamiku sampai akhir hidupku.

Kedengarannya hiperbolis memang, tapi aku lebih memilih menjadi janda seumur hidup daripada harus hidup bersama lelaki lain.

Pria tampan itu menoleh, menatapku, aku bisa merasakan degup jantungku yang semakin kencang.

Astaga dia benar-benar manusia yang sempurna.

Dia tersenyum padaku, mengulurkan sebelah tangannya kepada appaku untuk mengambil alih.

“Henry… ” bisikku.

“Soohee-ya, ayo bangun…” ujarnya lembut.

Aku mengernyitkan kening, kenapa dia berkata seperti itu?

Henry mengulang perkataannya lagi sembari mengguncangkan badanku.

Astaga kenapa sih dia ini? Continue reading

Advertisements